Analisis Industri Gula Rafinasi dan Strategi Kebijakannya di Indonesia

Lely Pelitasari, Maddaremmeng A Panennungi

Abstract


Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan kinerja industri gula rafinasi di Indonesia serta merumuskan alternative dan prioritas kebijakan dalam pengembangan industry gula rafinasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan S-C-P (Structure - Conduct - Performance), sedangkan perumusan prioritas kebijakan dilakukan dengan menggunakan Analytical Hierarchy process (AHP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa industry gula rafinasi memiliki struktur pasar oligopoly dengan perilaku yang mengarah pada praktek kolutif. Kinerja berdasarkan ukuran profitabilitas menunjukkan adanya marjin yang cukup besar. Namun begitu persepsi konsumen mengharuskan industri ini untuk melakukan perbaikan terutama padaaspek kualitas,harga dan kontinuitas suplai. Pilihan dan pioritas kebijakan yang dapat diambil Pemerintah untuk mewujudkan industri gula rafinasi yang efisien dan menguntungkan semua stakeholders adalah: 1) optimalisasi pabrik gula rafinasi,2) penerapan kuota impor, 3) memperketat perijinan dan pengawasan industri gula rafinasi,4) menurunkan bea masuk gula rafinasi, dan 5) menurunkan bea masuk gula kasar. Mempertimbangkan potensi konflik yang ada di antara stakeholders,Pemerintah harus melakukan pendekatan yang lebih adil kepada semua pihak sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Pemerintah perlusecara konsisten mulai mengurangi proteksi terhadap industri gula rafinasi sehingga diharapkan akan mampu mendorong pasar untuk bekerja lebih efisien.

Keywords


industri;gula rafinasi;struktur;kinerja;AHP

References


DAFTAR PUSTAKA

Badan Pusat Statistik (BPS) (1997),Statistik Industri Buku I, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (1997),Statistik Industri Buku II, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (1998), Statistik Industri Buku I, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (1998),Statistik Industri Buku II, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (1999), Statistik Industri Buku I, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (1999),Statistik Industri Buku II, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2000),Statistik Industri Buku I, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2000),Statistik Industri Buku II, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2001), Statistik Industri Buku I, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2001),Statistik Industri Buku II, Badan Pusat Statistik Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2002),Statistik Industri Buku I, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2002),Statistik Industri Buku II, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Pusat Statistik (BPS) (2002),Statistik Industri Buku III, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Budi S., Titi (2005), "Analisis Kebijakan Industri Penerbangan Domestik Berjadwal di Indonesia'" Tesis tidak dipublikasikan, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Departemen Keuangan Rl (2004), "Peraturan Menteri Keuangan No.600 PMK.010/2004 tentang Perubahan Klasifikasi dan Penetapan Kembali Tarif Bea Masuk Produk-Produk Pertanian, Perikanan, Pertambangan, Farmasi, Keramik dan Besi Baja" Departemen Keuangan, Jakarta.

Departemen Perindustrian dan Perdagangan (2002),"Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan No.643/MPP/Kep/9/2002 tanggal 23 September 2002 tentang Tataniaga Impor Gula" Depperindag, Jakarta.

Departemen Perindustrian dan Perdagangan (2004),"KeputusanMenperindagNo.527/MPP/Kep/9/2004 tentang Ketentuan Impor Gula" Depperindag, Jakarta.

Departemen Perdagangan (2004), "Keputusan Menteri Perdagangan Rl Nomor 02/M/Kep/XI1/2004 Tanggal 7 Desember 2004 Tentang Perubahan Atas Keputusan Menperindag No.527/Mpp/Kep/9/2004 Tentang Ketentuan Impor Gula" Departemen Perdagangan Rl, Jakarta.

Departemen Pertanian (2003), "Ekonomi Gula Perbandingan Negaranegara Produsen Dunia dalam Perspektif Indonesia"Badan Ketahanan Pangan, Departemen Pertanian, Jakarta.

Departemen Pertanian (2003), Statistik Pertanian 2003, Pusat Data dan Informasi Pertanian, Departemen Pertanian, Jakarta.

Dewan Gula Indonesia (1997), "Sambutan Direktur Jenderal Perkebunan Departemen Pertanian/ Sekretaris Dewan Gula Indonesia pada Peresmian Pabrik Rafinasi Gula PT Bermis Madu Sejati" tanggal 21 Juni 1997.

Epa Kartika (2002), Analisa Industri Telekomunikasi Seluler di Indonesia, Pendekatan Organisasi Industri, FEUI, Jakarta

Firmansyah, Ade Ferry (2003), "Analisa Persaingan Industri Perbankan dan Implikasinya terhadap Kinerja Perbankan Pasca Krisis Tahun 1997:Studi Kasus PT Bank Mandiri" Tesis (tidak dipublikasikan), Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Martin, Stephen (1993), Industrial Econom ics: Economics Analysis and Public Policy, Second Edition, Prentice Hall, New Jersey.

Permadi B. (1992), Analytical Hierarchy Process, Pusat Antar Universitas Studi Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.21002/jke.v1i2.112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats