Open Access Open Access  Restricted Access Subscription Access

Analisis Kebijakan Pemenuhan Air Bersih bagi Masyarakat Miskin di Kabupaten Gunungkidul

Ari Nur Aida

Abstract


Kabupaten Gunungkidul has problems associated with drought and poverty. Two main issues even become typical feature to describe the condition of Gunungkidul. As an implication of current economic condition, clean water compliance efforts for the poor is one of the policy which should be prioritized by the local Government of Gunungkidul. This research aims to analyze local government policies that have been made in fulfilling the need of clean water for the poor; and to find the optimal policy and the policy priorities fulfillment of clean water for the poor in Gunungkidul. Analysis of clean water fulfillment policy for the poor were conducted using Analytical Hierarchy Process (AHP) model. Within the framework of the planning model with AHP method, to expand access to clean water for the poor in Gunungkidul,five optimal policy choices are made, namely: the facilitation of appropriate technology, construction of water facilities, institutional enforcement, providing assistance or subsidies, and local scale water management


Keywords


poverty; clean water; AHP methods; poor society

Full Text:

PDF

References


Bappenas (2003), Pembangunan Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat, Dokumen Kebijakan Nasional, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta.

Bappenas (2005), Strategi Nasional Penanggulangan Kemiskinan, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Jakarta.

BPS (2002), Dasar-dasar Analisis Kemiskinan, Badan Pusat Statistik dan World Bank Institute, Jakarta.

BPS (2005), Analisis dan Penghitungan Tingkat Kemiskinan, Badan Pusat Statistik, Jakarta.

BPS (2006), Profil Rumah Tangga Fakir Miskin–Miskin Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Sosial dan Kantor Statistik Propinsi DIY, Yogyakarta.

BPS (2000), Gunungkidul Dalam Angka, Kantor Statistik Kabupaten Gunungkidul, Gunungkidul.

BPS (2001), Gunungkidul Dalam Angka, Kantor Statistik Kabupaten Gunungkidul, Gunungkidul.

BPS (2002), Gunungkidul Dalam Angka, Kantor Statistik Kabupaten Gunungkidul, Gunungkidul.

BPS (2003), Gunungkidul Dalam Angka, Kantor Statistik Kabupaten Gunungkidul, Gunungkidul.

BPS (2004), Gunungkidul Dalam Angka, Kantor Statistik Kabupaten Gunungkidul, Gunungkidul.

BPS (2005), Gunungkidul Dalam Angka, Kantor Statistik Kabupaten Gunungkidul, Gunungkidul.

Danim, S (2000), Pengantar Studi Kebijakan Publik, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Eleonora, Suk Mei Tan, dkk. (2006), Inovasi Pelayanan Pro-Miskin: Sembilan Studi Kasus di Indonesia, INDOPOV (Indonesia Poverty Analysis Program), The World Bank.

Fandeli, Chafid (1992), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Prinsip Dasar dan Pemapanannya Dalam Pembangunan, Penerbit Liberty, Yogyakarta.

Marimin (2004), Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk, Grasindo, Jakarta.

Musiyam, M. dan Farid Wajdi, M. (2000), Kerentanan dan Jaring Pengaman Sosial, Muhammadiyah University Press, UMS.

Nilanjana Mukherjee (2006), Suara Masyarakat Miskin: Mengefektifkan Pelayanan Bagi Masyarakat Miskin di Indonesia, INDOPOV, The World Bank.

Permadi, Bambang (1992), AHP, PAU-EK-UI, Jakarta.

Riyanto (2007) Model AHP untuk Perencanaan dan Forecasting, Bahan Ajar MPK, Program MPKP Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Saaty, Thomas L. (1993), Pengambilan Keputusan Bagi Para Pemimpin Proses Hirarki Analitik untuk Pengambilan Keputusan dalam Situasi yang Kompleks, LPPM, Jakarta.

Saliem, Handewi Purwati, dkk. (1993), Identifikasi Wilayah Miskin dan Alternatif Upaya Penanggulangannya di Propinsi D.I. Yogyakarta, BPPP PPSEP, Bogor..

Senci Han Serang Kadir (2003), Reformasi Pelayanan Publik Sektor Air Bersih: Air Keadilan Untuk Semua, Pokja 30 & CSSP.

Subarsono, Ag. (2006), Analisis Kebijakan Publik, Konsep, Teori dan Aplikasi, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Sukirno, Sadono (2006), Ekonomi Pembangunan, Proses, Masalah, dan Dasar Kebijakan, Penerbit Kencana, Jakarta.

Sumanto (1990), Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan, Andi Offset, Yogyakarta.

UNDP (2006), Beyond Scarcity: Power, Poverty and Global Water Crisis, Human Development Report, United Nation Development Programme, New York.

Vivi Yulaswati, dkk. (2004), Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup Indonesia, Antara Krisis dan Peluang, Bappenas, Jakarta.

William N. Dunn (2002), Analisis Kebijaksanaan Publik, Muhajir Darwin (penyunting), Penerbit Hanindita, Yogyakarta.

World Bank (2001), World Development Report 2000/2001: Attacking Poverty, Oxford University Press.

_____________ (2004), Mewujudkan Pelayanan Umum bagi Masyarakat Miskin, Laporan Pembangunan Dunia, The World Bank, Jakarta.

_____________ (2005), Pemukiman, Air Minum dan Sanitasi: Pencapaian Tujuan Pembangunan Millenium Indonesia Tahun 2005, Departemen Pekerjaan Umum RI, Jakarta.

_____________ (2005), Pemukiman, Air Minum dan Sanitasi: Praktik-Praktik Unggulan Indonesia, Departemen Pekerjaan Umum RI, Jakarta.

_____________ (2006), Making the New Indonesia Work for the Poor, Indopov, Jakarta.

Diah Parahita, Penyediaan Air Bersih oleh Komunitas. http://www.kimpraswil.go.id/Ditjen_kota/BULETIN/Edisi%20No.2/Penyediaan%20Air%20Bersih%oleh%20komunitas.htm.

Gregorius Sahdan, Menanggulangi Kemiskinan Desa, http://www.ekonomirakyat.org/index4.php.

http://millenniumindicators.un.org/unsd/mi/mi_goals.asp.

http://www.id.emb-japan.go.jp/news07_27.html.

http://ciptakarya.pu.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=289

http://digilib.ampl.or.id/detail/detail.php?row=11&tp=kliping&ktg=airminum&kode=1648

http://digilib.ampl.or.id/detail/detail.php?row=2&tp=kliping&ktg=airminum&kode=4036




DOI: http://dx.doi.org/10.21002/jke.v3i2.77

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats